GAGAKRIMANGFM.ID - Pemerintah Kabupaten Blora resmi memulai rangkaian kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diintegrasikan dengan program "Bora Menyapa" dan "Baznas Berbagi". Pembukaan kegiatan ini dipusatkan di Masjid Moetiah Sawahan, Rabu (18/2/2026) malam.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Blora, pimpinan BUMD, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Sebagaimana tradisi tahun-tahun sebelumnya, Safari Ramadhan diawali dengan salat Isya berjamaah yang dilanjutkan dengan salat Tarawih bersama sebagai tanda dimulainya syiar Ramadhan di tingkat kabupaten.
Bupati Arief Rohman menjelaskan bahwa program Tarling, Blora Menyapa, dan Baznas Berbagi tahun ini akan berlangsung secara maraton selama delapan hari kerja, mulai 23 Februari hingga 11 Maret 2026. Rangkaian ini dijadwalkan menyambangi 16 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Blora.
“Setiap titik kunjungan akan diawali dengan buka puasa bersama dan salat Tarawih berjamaah. Momentum ini juga kami manfaatkan untuk menyalurkan santunan bagi anak yatim dan bantuan kepada kaum duafa melalui Baznas,” ujar Bupati Arief.
Berdasarkan jadwal, hari pertama pelaksanaan pada 23 Februari 2026 akan menyasar dua lokasi, yakni Desa Krocok di Kecamatan Tunjungan dan Desa Karangjong di Kecamatan Ngawen.
Bupati menegaskan, esensi utama dari kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dengan masyarakat. Ia juga mendorong pemerintah tingkat kecamatan untuk menyelenggarakan Tarling mandiri di desa-desa agar jangkauan syiar dan serap aspirasi lebih luas.
“Kebetulan bulan ini bertepatan dengan satu tahun periode kepemimpinan kami. Saya memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat agar kami tetap amanah dan mampu menuntaskan program-program pembangunan yang telah direncanakan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Moetiah Sawahan, Irfan Agustian Iswandaru, menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya Masjid Moetiah sebagai lokasi pembukaan Tarling tingkat kabupaten.
Irfan juga mengungkapkan rencana sosial Yayasan Encik Moetiah Moljono yang akan membuka seleksi siswa baru SMP Moetiah khusus bagi 25 anak yatim/piatu. Ke depan, yayasan berkomitmen membangun fasilitas pendidikan SMP dan SMA/SMK gratis bagi anak-anak kurang beruntung.
Rangkaian acara ditutup dengan mauidhoh hasanah oleh KH. Muharror Ali, Pengasuh Ponpes Khozinatul Ulum. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jemaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.

.jpg)
.jpg)
Komentar0