TSG8GfCiTfz0Gpz7BSYoTUrpGA==

WARGA NGLEBAK TEGASKAN: “BUPATI DATANG BUKAN PENCITRAAN, TAPI BAWA BANTUAN NYATA”


GAGAKRIMANGFM.ID
- Polemik yang beredar di media sosial terkait kunjungan Bupati Blora ke lokasi pembangunan jalan swadaya di Desa Nglebak terus menuai perhatian. Menanggapi hal tersebut, warga akhirnya angkat bicara untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Kehadiran Bupati Blora, Arief Rohman, disebut warga bukan sekadar aktivitas simbolis atau konten semata. Justru, kunjungan tersebut membawa dampak nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

Sekretaris Desa Nglebak, Maryono, menegaskan bahwa tudingan negatif yang beredar di media sosial tidak berdasar. Ia menyebut kehadiran Bupati memberikan dukungan konkret terhadap pembangunan jalan yang selama ini dilakukan secara swadaya oleh warga.

“Kami di sini merasakan langsung manfaatnya. Tidak hanya hadir, tapi juga ada bantuan material seperti semen dan grosok, serta perhatian dari dinas terkait,” jelas Maryono.

Hal serupa disampaikan Suwardi, warga setempat, yang mengaku terkejut dengan narasi yang berkembang di media sosial. Menurutnya, apa yang terjadi di lapangan jauh berbeda dengan yang dibicarakan publik.

“Yang kami rasakan justru diperhatikan. Belum pernah ada kepala daerah yang datang langsung melihat kondisi jalan seperti ini,” ujar Suwardi.

Warga juga menilai, kehadiran Bupati turut membawa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas PMD dan PUPR untuk melakukan peninjauan langsung. Langkah ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat desa.


Dari hasil peninjauan tersebut, pemerintah daerah disebut berkomitmen untuk menganggarkan pembangunan jalan penghubung Nglebak–Megeri pada tahun 2027. Rencana ini diharapkan menjadi kelanjutan dari inisiatif swadaya masyarakat yang selama ini telah berjalan.

Warga pun mengingatkan pentingnya menyikapi informasi secara bijak di era digital. Mereka berharap masyarakat luas tidak mudah terpengaruh oleh potongan informasi yang belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya.

“Harapan kami, masyarakat luar bisa melihat ini secara utuh. Ini bukan soal konten, tapi tentang kebersamaan warga dan dukungan pemerintah,” tutup salah satu warga.

Dengan adanya klarifikasi ini, warga Desa Nglebak berharap polemik yang berkembang dapat mereda dan tidak lagi menimbulkan persepsi yang keliru terhadap upaya pembangunan yang sedang mereka lakukan bersama pemerintah daerah.

Komentar0


 

Type above and press Enter to search.

Support Team

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp
Powered by credit Walive.my.id

Ada yang bisa saya bantu?