TSG8GfCiTfz0Gpz7BSYoTUrpGA==

Bupati Blora Patok Target Kontingen FASI Harus Juara 1 Jateng


GAGAKRIMANGFM.ID
- Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, bersama Ketua DPRD Kabupaten Blora, H. Mustopa, dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blora, Roziqun, S.Ag., pada hari Minggu (26/7/2026) membuka pelaksanaan Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) ke IX tingkat Kabupaten Blora tahun 2026.


Pembukaan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, yang diikuti 320 anak anak TPQ kontingen dari 16 Kecamatan se Kabupaten Blora. 


Selain mengapresiasi pelaksanaan FASI yang rutin diselenggarakan BADKO LPQ Kabupaten Blora, dirinya juga menargetkan agar siapapun nanti yang akan mewakili Blora bisa maju ke tingkat Provinsi dan menjadi juara pertama Jawa Tengah. Target itu bukan muluk-muluk, lantaran pada penyelenggaraan FASI tahun sebelumnya Blora keluar sebagai juara kedua atau runner up di tingkat Jawa Tengah.


“Semoga nanti yang juara bisa maju mewakili Kabupaten Blora ke tingkat provinsi dan menjadi juara satu Jawa Tengah. Apalagi tahun kemarin Blora bisa runner up. Jika tahun ini persiapan lebih matang, bukan tidak mungkin Blora bisa juara 1 di tingkat Jawa Tengah. Pemkab Blora bersama DPRD siap mensupport agar adik adik kita bisa berprestasi di jalur pendidikan agama,” ucap Bupati.


“Apresiasi juga saya sampaikan kepada para ustadz dan ustadzah yang tanpa lelah, dengan penuh keikhlasan, membimbing anak-anak kita belajar Al-Qur'an setiap hari. Dedikasi Bapak/Ibu adalah pilar utama dalam membangun fondasi moral dan spiritual generasi muda di Kabupaten Blora,” sambung Bupati.


Menurut Bupati, Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) bukanlah kompetisi untuk meraih juara saja, lebih dari itu, FASI adalah wahana silaturahmi, sarana evaluasi kualitas pembelajaran Al-Qur’an, sekaligus panggung bagi anak-anak kita untuk mengekspresikan bakat dan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an.  


“Ada tiga hal penting yang ingin saya tekankan dalam kesempatan ini. Pertama melalui FASI kita dapat melaksanakan Penguatan Generasi Qur’ani sejak Dini. Di tengah pesatnya arus informasi saat ini, tantangan mendidik anak menjadi semakin kompleks. Menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak usia dini adalah benteng pertahanan terbaik bagi anak-anak kita. Karakter anak yang Qur’ani tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga memiliki kelembutan hati, kesalehan sosial, dan akhlakul karimah,” ujarnya.


Yang kedua kesuksesan FASI ini butuh Sinergi Pemerintah dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an. 


“Pemerintah Kabupaten Blora mendukung penuh program-program pembinaan keagamaan, termasuk keberadaan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ). Kita ingin memastikan bahwa pembangunan fisik di Blora berjalan seiring dan seimbang dengan pembangunan jiwa dan karakter spiritual masyarakatnya,” lanjut Bupati.


Yang ketiga melalui FASI dalam menggali Potensi dan Tumbuhkan Rasa Percaya Diri anak anak. 


“Melalui FASI ini, kita membuka ruang bagi para santri untuk melatih keberanian, kejujuran, dan sportivitas. Siapa pun yang menjadi juara nantinya, kalian semua adalah pemenang karena telah berani melangkah dan mencintai Al-Qur’an,” tambahnya.


“Kepada anak-anakku peserta FASI, selamat berlomba! Tampilkan kemampuan terbaik kalian dengan gembira! Jadikan momen ini sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar dan membaca Al-Qur’an!,” tegas Bupati.


Adapun Ibu Komariyah, Koordinator BADKO LPQ Kabupaten Blora menjelaskan bahwa tahapan FASI ini diawali dari seleksi tingkat Kecamatan mulai awal Juli dan sekarang peserta terbaik dari setiap Kecamatan tampil di tingkat Kabupaten.


“Jumlah peserta 320 putra putri TPQ se Kabupaten Blora, untuk 14 cabang lomba. Jenjang lomba ada 3 kategori. Lokasi di Pendopo Nasyid dan Syahril Quran, kemudian di Masjid Baitunnur untuk beberapa cabang lomba. Lokasi ketiga di MTs Maarif NU Blora,” bebernya.


Pihaknya berterimakasih kepada Bupati yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini. 


“Terimakasih Pak Bupati atas dukungannya di tengah keterbatasan efisiensi anggaran. Untuk diketahui, kompetisi hari ini hasilnya akan diikutkan ke tingkat Provinsi 23-24 oktober 2026 di Donohudan Boyolali. Tahun lalu runner up Blora. Semoga tahun ini Blora bisa menjadi juara satu. Semoga ada yg bisa lanjut ke tingkat Nasional di Palangkaraya,” tambahnya.


Adapun Ahmad (9) salah satu peserta lomba FASI 2026 mengaku senang bisa ikut lomba FASI di tingkat Kabupaten. Menurutnya ini pengalaman pertamanya bisa masuk Pendopo Rumah Dinas Bupati.


“Senang, semoga nanti bisa menampilkan yang terbaik bersama teman teman lainnya. Tadi diantar Ibuk dan Ayah kesini terus dikawal Bapak Ibu Ustazah yang ngajar ngaji TPQ,” ucapnya singkat. 


Usai pembukaan, lomba kembali dilanjutkan. Puluhan piala penghargaan telah di tata di dua meja untuk menyemangati seluruh peserta FASI 2026. 


Turut hadir perwakilan Forkopimda, jajaran Kemenag Blora, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Kepala Dinas Pendidikan, hingga Ketua Yayasan Masjid Agung Baitunnur Blora. 

Komentar0


 

Type above and press Enter to search.

Support Team

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp
Powered by credit Walive.my.id

Ada yang bisa saya bantu?