GAGAKRIMANGFM.ID - Cabang olahraga dayung menjadi salah satu penyumbang medali terbesar bagi Kontingen Kabupaten Blora dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Bertanding di Waduk Rawapening, Kabupaten Semarang, atlet-atlet Blora tampil impresif dengan memborong 11 medali emas.
Prestasi tersebut semakin lengkap setelah tim dayung Blora juga mengamankan empat medali perak dan empat medali perunggu. Hasil ini memastikan Blora sukses menyandang predikat juara umum cabor dayung pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Sebanyak 11 medali emas tersebut diraih melalui persaingan ketat di berbagai nomor pertandingan, meliputi rowing, canoe, dan kayak. Para pedayung Blora mampu menunjukkan performa terbaik sekaligus mengungguli sejumlah kontingen pesaing, di antaranya Pati, Cilacap, dan Demak.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum ini menjadi pencapaian membanggakan. Terlebih, para atlet harus melewati proses persiapan dengan berbagai keterbatasan.
Pelatih dayung Blora, Sujoko, mengungkapkan bahwa kondisi tempat latihan di Waduk Tempuran sempat menjadi tantangan tersendiri. Debit air waduk mengalami penyusutan drastis akibat musim kemarau sehingga menyulitkan proses latihan.
"Alhamdulillah, perjuangan dan raihan fantastis ini merupakan buah dari latihan keras yang penuh keterbatasan. Selama masa persiapan, para atlet harus berlatih di Waduk Tempuran, Blora, yang debit airnya sedang mengalami penyusutan drastis akibat musim kemarau, tinggal 300 meter. Jadi sapu bersih dapat 11 emas," ungkap Sujoko, Jumat (30/10/2026).
Sementara itu, Ketua KONI Blora, Setiyono, memastikan hasil tersebut mengantarkan Kabupaten Blora menjadi juara umum cabang olahraga dayung. Menurutnya, capaian ini sekaligus menjadi bukti konsistensi prestasi atlet dayung Blora di tingkat provinsi.
"Jadi bisa dipastikan untuk cabang dayung Blora merebut juara umum untuk Porprov XVII di Semarang Raya ini," ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, yang hadir langsung memberikan dukungan kepada para atlet di Waduk Rawapening. Ia mengaku bangga atas perjuangan dan semangat para pedayung yang telah mengharumkan nama Kabupaten Blora.
"Terima kasih untuk teman-teman dayung Blora. Pokoknya ini luar biasa, ada kekalahan ada kemenangan, namun pada akhirnya yang diraih adalah kemenangan. Alhamdulillah," tutur perempuan yang akrab disapa Budhe Rini tersebut.
Tambahan 11 emas dari cabor dayung turut memperkuat posisi Blora dalam persaingan klasemen Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Hingga Jumat (30/10/2026), Kontingen Blora menempati peringkat keenam dengan total 27 medali emas, 21 perak, dan 32 perunggu.
Keberhasilan ini menjadi kado istimewa bagi dunia olahraga Blora. Tidak hanya mempertahankan dominasi di cabang dayung, prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa keterbatasan sarana latihan bukan penghalang bagi atlet untuk meraih prestasi tertinggi.

.jpg)
.jpg)
Komentar0