TSG8GfCiTfz0Gpz7BSYoTUrpGA==

HAMPIR 500 WARGA IKUTI VAKSINASI HPV DI BLORA, UPAYA CEGAH KANKER SERVIKS


GAGAKRIMANGFM.ID
- Hampir 500 peserta mengikuti kegiatan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) di Pendopo Bupati Blora, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan perlindungan kesehatan perempuan sekaligus mendorong pencegahan kanker serviks di Kabupaten Blora.

Vaksinasi tersebut didukung Pemerintah Kabupaten Blora melalui sinergi Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora, Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Grobogan, Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), serta sejumlah mitra dan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI dan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, vaksinasi HPV merupakan salah satu langkah preventif untuk menekan risiko kanker serviks yang menjadi persoalan kesehatan penting bagi perempuan.

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Blora, kami sampaikan apresiasi penghargaan yang luar biasa atas penyelenggaraan vaksinasi ini. Ini adalah upaya pencegahan dari kita semuanya,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, Pemkab Blora berkomitmen terus mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, termasuk kesehatan perempuan, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Bupati juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Meski vaksinasi dilaksanakan dengan biaya tertentu, masyarakat tetap menunjukkan minat besar, terlebih dengan adanya potongan harga bagi peserta.

“Walaupun berbayar, walaupun berbayar tapi dapat diskon. Ini Alhamdulillah, antusiasme para peserta sangat luar biasa. Ini ada 500 peserta,” ungkapnya.

Arief berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada pelaksanaan kali ini, tetapi dapat kembali digelar agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap layanan pencegahan penyakit.

“Ikhtiar ini patut kita dukung, bagaimana upaya preventif pencegahan di bidang ini. Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, nanti juga mungkin bisa digerakkan kembali,” katanya.

Menurutnya, pencegahan perlu menjadi perhatian bersama melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan, serta vaksinasi sesuai kebutuhan dan rekomendasi tenaga medis.

“Ini semoga sebagai upaya kita untuk menjaga ibu-ibu, para perempuan yang ada di Blora kaitannya dengan kanker serviks. Karena tadi disampaikan bahwa kanker serviks ini adalah salah satu punya pembunuh nomor 2 untuk kanker di Indonesia,” lanjutnya.

LOKA POM GROBOGAN SUDAH VAKSINASI LEBIH DARI 2.000 PESERTA

Kepala Loka POM Grobogan, Ronald Hatoguan Manik, S.T.P., M.B.A., menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi HPV tersebut merupakan bagian dari program Badan POM bersama DPKN yang menargetkan pelaksanaan satu juta vaksin di seluruh Indonesia.

Khusus di wilayah kerja Loka POM Grobogan, program tersebut telah menjangkau lebih dari 2.000 peserta dari Kabupaten Grobogan maupun Kabupaten Blora.

“Ini adalah salah satu program dari Badan POM beserta DPKN, jadi targetnya sebenarnya satu juta vaksin seluruh Indonesia. Tapi di sini, di wilayah kerja Loka POM Kabupaten Grobogan, kami sudah bisa memvaksinasi sekitar total 2.000 lebih, jadi untuk Grobogan ataupun dari Blora,” jelas Ronald.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Blora, khususnya Bupati Blora, atas dukungan terhadap pelaksanaan vaksinasi bagi perempuan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran mengenai pencegahan kanker serviks.

PEMERIKSAAN HPV DNA JUGA DIGELAR

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Blora, Edy Widayat, S.Pd., M.H., M.Kes., mengatakan kegiatan di Pendopo Bupati Blora tidak hanya berupa vaksinasi HPV, tetapi juga disertai pemeriksaan HPV DNA untuk mendukung deteksi dini.

“Selain vaksinasi HPV juga dilakukan pemeriksaan HPV DNA, sehingga tujuan kami dengan kita mencegah kanker serviks ini sehingga ibu-ibu di Kabupaten Blora khususnya tidak akan menderita kanker serviks. Dan yang kedua adalah ada pemeriksaan HPV-DNA hari ini untuk mendeteksi,” terang Edy.

Vaksinasi HPV merupakan salah satu upaya pencegahan infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks. Sementara itu, pemeriksaan HPV DNA bertujuan mendeteksi keberadaan tipe HPV berisiko tinggi sehingga tindak lanjut medis dapat dilakukan sesuai hasil pemeriksaan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Blora berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks semakin meningkat.

Kegiatan itu turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Blora, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Blora, perwakilan DPKN, jajaran Dinkesda Blora, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Persit, Bhayangkari, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Blora.

Komentar0


 

Type above and press Enter to search.

Support Team

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp
Powered by credit Walive.my.id

Ada yang bisa saya bantu?